Tempat Berita Terbaru

Selasa, 18 Februari 2020

Sudah Tahu Alasan Kenapa Terjadinya Mobil Mengambang Saat Banjir?


Sudah Tahu Alasan Kenapa Terjadinya Mobil Mengambang Saat Banjir?

Saat banjir melanda kawasan jakarta dan sekitarnya ada kejadian viral di medai sosial yaitu adanya mobil mengambang saat banjir dan itu adalah mobil BMW yang mewah. Sungguh miris melihat mobil mewah berkeliaran dengan cara mengambang karena arus banjir yang kuat dan juga faktor-faktor lainnya.

Apa yang menyebabkan hal itu terjadi? Apakah memang arus banjirnya sangat kuat? Padahal banjir yang terjadi di waktu yang lalu juga tidak terlalu kuat hhanya saja agak tinggi. Penasaran kan tentang penyebab tentang adanya mobil yang terseret oleh banjir? Yuk simak penjelasannya yang sudah dirangkum buat kamu.

Alasan Mengapa Mobil Bisa Mengambang dan Terseret Karena Banjir

1. Hukum Archimedes
Menurut beberapa vloger dan juga reviewer otomotif indonesia, hal itu disebabkan oleh adanya hukum archimedes. Jadi menurut mereka, ada kemungkinan bagian dalam dari mobil tidak terendam air jadi tidak ada air dan tekanan air menjadi semakin besar dan membuat mobil tersebut mengambang. Tetapi meskipun terendam, mobil bisa tetap hanyut jika arus banjir sangat kuat.
Hukum archimedes sendiri adalah hukum yang menyatakan bahwa setiap benda yang tercelup atau terendam akan menerima dorongan berupa gaya dorong ke arah atas atau biasanya disebut gaya apung. Seperti konsep yang digunakan kapal selam. Hal itulah yang menyebabkan mengapa mobil terseret arus banjir

2. Mitos Memecahkan Kaca
Ada yang mengatakan bahwa jika mobil terendam banjir, kaca harus dibuka atau dipecahkan agar tidak hanyut terbawa arus banjir. Mobil Indonesia yang memiliki tingkat kedap yang rendah sehingga air mudah masuk ke dalam mobil. Hal itu hanya dapat memperlambat mobil yang hanyut. Itulah sebabnya ada beberapa mobil yang biasanya benar-benar terendam terlebih dahulu kemudian mengambang dan mengikuti arus banjir.

Jadi, mitos memecahan kaca ini kurang benar adanya, karena hanyut tidaknya mobil juga tergantung dari seberapa besar dan seberapa kuat arus banjirnya. Jika kamu gegabah memecahkan kaca, yang ada biaya perbaikan mobil malah bertambah.

3. Fitur Kedap Pada Mobil
Salah satu penyebab mengapa mobil terseret arus banjir adalah fitur dari mobil itu sendiri. Seperti BMW yang hanyut terbawa air memiliki sistem isolasi yang sangat baik sehingga tingkat kedap kabin terhadap air dan udara sangat tinggi dan rapat. Jadi air susah masuk ke dalam mobil dan terjadinya hukum archimedes tadi.

Meskipun tidak seratus persen kedap air yang masuk akan lama dan sedikit sehingga membuat mobil tersebut mudah hanyut. Mobil tidak di desain 100 persen kedap karena bisa saja orang yang ada di dalam mobil kehabisan oksigen. Hanya saja tingkat kedap yang dimiliki membatasi udara dan air yang masuk.

Jika kamu tinggal di daerah yang rawan banjir, untuk menghindari mobil mengambang saat banjir disarankan untuk memindahkan mobil di tempat yang lebih tinggi daerah yang bebas banjir ketika hujan deras yang cukup lama melanda. Jika memang sudah terjebak banjir, disarankan untuk membuka jendela mobil dan memutuskan sambungan aki  untuk mengurangi risiko rusaknya alat kelistrikan pada mobil.

Dengan adanya risiko – risiko semacam mobil rusak, mengambang, dan hanyut terbawa arus hingga hilang. Bagi kamu para pemiliki kendaraan beroda empat diharapkan agar lebih waspada dan berhati-hati. Karena biaya servis mobil pun tidak murah, apalagi mobil yang sudah terendam banjir memiliki nilai jual yang rendah.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar