Tempat Berita Terbaru

Kamis, 05 Maret 2020

5 Cara Membuat Poster Pendidikan yang Menarik dan Edukatif




5 Cara Membuat Poster Pendidikan yang Menarik dan Edukatif


Keperluan membuat poster pendidikan tak hanya ada di tingkat sekolah saja, namun juga perguruan tinggi hingga tugas kantor. Merasa buntu saat mencari ide? Jangan khawatir, Anda dapat menemukannya dengan cara melihat poin di bawah ini. Mudah, menarik dan edukatif!

Poster pendidikan kerap digunakan dalam komunitas akademik. Saat ini, sebagian besar konferensi menyertakan presentasi poster dalam program mereka. Hal tersebut merangkum penelitian secara ringkas, namun diisi oleh informasi sejelas dan sepadat mungkin.

Perlu dicatat bahwa poster pendidikan yang bagus mencakup beberapa elemen sebagai berikut:
- Dapat dibaca dari jarak 10 kaki
- Judul pendek dan menarik minat
- Berisi sekitar 300 hingga 800 kata
- Teks jelas dan to the point
- Menggunakan poin atau nomor agar mudah dibaca
- Penggunaan grafis, warna, dan font secara efektif
- Tata letak yang konsisten dan bersih
- Ada ucapan terima kasih, nama pembuat dan afiliasi institusi
Setelah menjelaskan elemen di atas, kini Anda tinggal mengikuti cara membuat poster pendidikan yang baik dan benar sebagai berikut...

5 Cara Membuat Poster Pendidikan Menarik dan Edukatif

1. Menentukan Heading yang Tepat
Heading atau judul untuk poster pendidikan harus dibuat secara jelas dengan huruf tebal dan menarik perhatian pembaca. Disarankan agar Anda menggunakan judul yang pendek tajam serta relevan dengan pesan yang ingin disampaikan

 Judul ilmiah yang panjang sering membuat pembaca bosan dan mengalihkan perhatian dari bagian utama teks. Logo untuk kepercayaan yang Anda kerjakan, serta konferensi atau kongres yang Anda hadiri dapat ditempatkan di kedua sisi judul.

2. Rangkai Isi Tulisan Sepadat Mungkin
Bagaimanapun, rangkaian isi tulisan dalam poster pendidikan harus dibangun berdasarkan struktur logis yang membimbing pembaca melalui poster. Semakin ringkas, semakin baik dan ideal poster tersebut. Ingatlah agar poster tersebut tidak bertele-tele!

Terlalu banyak teks dapat mengesampingkan audiens. Struktur harus mengikuti garis abstrak sederhana tanpa mengabaikan tata letak. Selain mudah dibaca, pesan yang ingin Anda sampaikan lewat poster pendidikan tersebut juga bakal lebih gampang ditangkap pembaca.

3. Pilih Template Desain yang Paling Sesuai
Pihak sekolah atau kantor yang memberi tugas untuk membuat poster pendidikan, mungkin meminta Anda untuk menggunakan template khusus. Ia mungkin termasuk logo, skema warna atau tata letak tertentu. Pastikan pemilihan ini sebelum mulai merancang poster.

Banyak template untuk mendesain poster pendidikan di internet dan sumber pustaka lainnya. Perangkat lunak komputer mungkin juga memiliki template bawaan untuk membantu proses pembuatan poster. Anda juga bisa meminta saran atau masukan dari orang yang sudah ahli.

4. Perihal Font dan Warna
Umumnya, font untuk poster memiliki ukuran 24 dan judul sekitar 32. Bagian pengantar di bagian atas poster harus memiliki font yang lebih besar dari ini. Jangan terlalu besar atau kecil, pemilihan ukuran font dapat menentukan apakah teks dalam poster terbaca atau tidak.

Kemudian untuk warna, gunakan satu atau dua yang berbeda. Penting juga untuk memeriksa warna terlebih dahulu di tempat percetakan poster jika ingin dibuat dalam bentuk fisik. Pasalnya, warna-warna tertentu mungkin muncul dengan cara berbeda dengan yang diharapkan.

5. Cetak atau Digital?
Mana yang akan Anda pilih, cetak atau digital? Jika ingin dicetak, pastikan untuk memperhitungkan waktu serta biaya. Beberapa perusahaan akan mencetak pada hari yang sama, sementara yang lain mungkin lebih lama.

Tak jauh beda dengan cetak, poster pendidikan dalam bentuk digital juga harus dibuat dengan resolusi yang tepat agar tetap enak dibaca saat dilihat secara jauh ataupun dekat. Jika sudah bulat dengan pilihan, sila eksekusi poster tersebut. Selamat mencoba, semoga sukses!


Share: